Pelatihan " Penilaian dan Pembuatan Soal bagi guru SD" di WTC - CCDE Banda Aceh

Ujian Nasional (UN) telah usai, tetapi dampak dari UN hingga kini masih
membawa luka bagi anak-anak yang gagal dalam UN. Mereka bahkan ada yang
bunuh diri, karena merasa malu, tidak lulus. Banyaknya anak yang gagal dalam
ujian nasional, menimbulkan carut marut dalam dunia pendidikan kita. lalu,
yang terjadi, kita saling tuding dan tidak ada satu pihak pun yang mau
disalahkan. namun yang menjadi korban adalah anak-anak. Padahal, tri pusat
pendidikan, keluarga sebagai lembaga pendidikan yang pertama dan utama,
sekolah tempat anak-anak menempa ilmu dan masyarakat sebagai tempat mereka
mengaplikasikan, sangat berperan untuk membangun masa depan anak.

Nah, karena pendidikan formal adalah tanggung jawab pemerintah terhadap
rakyatnya,dan di sebagai pemanjangan tangan pemerintah di sekolah ada di
tangan guru, maka keberadaan guru menjadi kunci bagi suksesnya pendidikan.
Sayangnya, ketika peran guru sangat besar, tidak diimbangi dengan kapasitas
propfesioanlnya sebagai tenaga edukasi yang mendidik dan mentrasnfer ilmu.
Banyak guru yang memiliki kualitas rendah ( kapasitas cukup-cukupan uuntuk
mengajar) dan tidak mampu menyiapkan anak menjadi tahu, mau dan bisa. Salah
satu kelemahan guru berkaitan dengan kemampuan guru yang rendah dalam
menyusun soal. Sehingga, jangan untuk menjawab soal, membaca soal saja sudah
pusing. Ini dapat dijadikan sebagai salah satu indikatior dari kegagalan
anak dalam mengikuti ulangan atau ujian sekolah dan ujian nasional.

Sadar dengan kondisi itu, Center for Community Development and Education
(CCDE) Banda Aceh, sebagai sebuah NGO lokal yang peduli pada persoalan
pendidikan alternatif, mengambil inisitaif untuk membantu sejumlah guru yang
ada di Aceh Besar dan Banda Aceh melalui berbagai pelatihan. Mulai tanggal
21 -23 Juni 2010, CCDE mengadakan pelatihan/ worlshop tentang Penulaian dan
pembuatan soal. Pelatihan ini difasilitasi oleh Pak Eko Suprihantomo dan
ditemani Tabrani Yunis di Women Training Center CCDE banda Aceh di kawasan
Prada Utama. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama CCDE dengan dukungan
dana dari Terre des hommes, Germany.

Pel;atihan yang berlangsung selama 3 hari ini, membekali guru dengan
kapasitas penilaian dan penyusunan soal. Hari ini adalah hari kedua
pelatihan tersebut,para peserta masih sangat bersemangat dan partisipatif.
Insya Allah besok sore, pelatihan berakhir dan para peserta pelatihan (
guru) akan mendapat sertifikat yang dapat membantu mereka ikut sertifikasi.
Peserta pelatihan mendapatkan pelatihan ini secara gratis, tanpa membayar
satu rupiah pun.(Top)



Mau dapat uang Gratis, dapat kan di http://roabaca.com/forum/index.php/topic,87.0.html

0 komentar:

Poskan Komentar