Tak Peroleh Ijin Perusahaan, Ratusan Peserta Gagal Ikut Ujian UNPK C

Ratusan peserta ujian nasional paket kesetaraan
(UNPK) C banyak yang tidak hadir pada pelaksanaan ujian hari pertama Selasa
(22/6). Pasalnya, tidak mendapatkan ijin dari perusahaan tempat mereka
bekerja.

Kabid Pendidikan Non Formal-Informal Dinas Pendidikan Kota Semarang, Nur
Gayawarti Rabu (23/6) mengatakan pada pelaksanaan ujian kesetaraan paket C
di hari pertama (22/6), tercatat 145 peserta yang tidak hadir pada mapel PKn
yang terbagi dari,12 peserta eks formal dan 122 peserta reguler dari program
IPS. Sedangkan untuk program IPA terdapat, 5 peserta eks formal dan 6
peserta reguler. "Sampai saat ini ternyata masih saja ada suatu perusahaan
yang tidak memberikan ijin karyawannya ikut UNPK," ujarnya.

Dia menambahkan, sementara pada jam kedua di mapel Bahasa Inggris terdapat
153 peserta yang absen yang terdiri, 12 peserta eks formal dan 130 peserta
reguler untuk program IPS. Sedangkan di program IPA, 5 peserta dari eks
formal dan 6 peserta dari reguler. Kebanyakan peserta beralasan tidak
mendapatkan ijin dari perusahaan tempatnya bekerja, namun ada juga yang
beralasan sedang melahirkan karena peserta itu adalah ibu-ibu.

Pihak perusahaan seharusnya memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk
mengakses pendidikan, termasuk mengikuti UNPK sebagai ujian atas proses
pembelajaran yang selama ini ditempuh. Namun, sampai saat ini masih saja ada
perusahaan yang enggan memberikan izin kepada karyawannya, dan keengganan
pemberian izin tersebut dilandasi berbagai macam alasan,'' jelasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, menyayangkan sikap
perusahaan yang tidak kooperatif terhadap karyawannya untuk mengikuti UNPK,
karena pendidikan adalah hak setiap warga negara. "Kami tidak berwenang
memberikan sanksi terhadap perusahaan yang bersikap seperti itu, tetapi ke
depan kami akan menggandeng dinas-dinas terkait untuk mengatasi persoalan
ini agar tak terulang lagi," katanya.

Namun, tidak semua perusahaan yang bersikap nonkooperatif terhadap
karyawannya untuk mengikuti UNPK, seperti dituturkan sejumlah peserta yang
ditemui usai pelaksanaan UNPK di SMA Negeri 3 Semarang. Salah satu peserta
UNPK program IPS, Nuris mengaku, perusahaan tempatnya bekerja sangat
mengapresiasi dan memberikan toleransi dirinya mengikuti UNPK, salah satunya
dengan memberikan izin. "Sebelumnya, saya mengajukan permohonan izin ke
perusahaan untuk ikut UNPK dan ternyata disetujui," kata peserta UNPK jalur
reguler itu seraya enggan menyebutkan nama perusahaan tempatnya bekerja.



Sumber
CyberNews

Mau dapat uang Gratis, dapat kan di http://roabaca.com/forum/index.php/topic,87.0.html

0 komentar:

Poskan Komentar