Informasi Kuliah Gratis

Dapat informasi dari forum guru bahwa ada kuliah gratis di rumah.. Langusng saja ini cerita dari ibu ines yang bekerja sebagai guru di salah satu sekolah internasional di jerman. Judul dari postingan bu ines adalah "SAYA KULIAH DI RUMAH". Ini ceritanya. Setelah beberapa menit mencari-cari kelas mana yang saya butuhkan, beban kuliah, jadwal, dan melihat-lihat profil professornya, maka saya putuskan untuk mengambil kelas-kelas berikut. Saya akan mengambil kelas “Internet History, Technology, and Secutiry” dari University of Michigan selama 7 minggu, kelas “Introduction to Astronomy” dari Duke University selama 9 minggu, dan kelas “Chemistry: Concept Development and Application” dari Rice University selama 10 minggu. Setelah puas memilih kelas yang saya inginkan, saya langsung mendaftar. Proses pendaftaran tidak bertele-tele dan tidak menuntut syarat-syarat dokumen yang seringkali menghalangi kita untuk kuliah. Saya hanya perlu mengisi nama lengkap dan alamat email. Proses pendaftaran hanya memakan waktu beberapa detik. Semua kuliah ini akan saya lakukan dari rumah atau dari manapun asalkan ada sambungan internet, dan tanpa biaya pendaftaran, biaya kuliah, biaya materi, maupun biaya ujian. Semuanya gratis karena program yang saya ikuti yang digagas oleh University of Standford ini sudah didanai oleh para donatur. Setelah melihat profil para professor yang akan mengajar saya dari berbagai universitas di atas, saya semakin semangat belajar. Tidak cuma profil professornya yang membuat saya semangat, bahan-bahan ajar gratis dari buku sampai website yang diberikan sebagai persiapan sebelum kelas dimulai juga membuat saya semangat. Beginilah rupanya pendidikan abad ke 21, begitu efisien, fleksibel, dan mudah diakses. Dari pengalaman saya ini, saya semakin tidak mengerti setiap kali mendapati segala halang rintang, persyaratan dan biaya yang membebani di berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Bukankah sekarang dengan teknologi bukan jamannya lagi kita menghalangi orang lain untuk maju? Bagaimana saya bisa mendapatkan kemudahan kuliah gratis dari berbagai universitas sekaligus? Jawaban nya ada di COURSERA. (https://www.coursera.org/ ) COURSERA berpartner dengan banyak universitas kelas atas dunia untuk memberikan kuliah gratis secara online kepada khalayak. Pendidikan kelas dunia yang selama ini hanya bisa dinikmati oleh orang-orang pilihan tertentu bisa juga dinikmati oleh banyak orang lain. Sampai saat ini, sudah ada 16 universitas yang bergabung dengan COURSERA dan 111 kelas yang tersedia. Universitas-universitas seperti Stanford University, Princeton University, The University of Edinburgh, University of Toronto dan masih banyak lagi telah bersumbangsih dalam proyek ini. Belajar Filosopi, sampai quantum mechanics, nanoteknologi dan genetika sangat memungkinkan dilakukan di rumah dan tidak perlu menunggu kita punya uang beratus-ratus juta untuk bisa pergi ke luar negeri dan mempelajarinya. Hanya karena kuliah ini gratis dan online, saya tidak bisa menganggapnya enteng. Ada kelas bersama para professornya yang perlu saya hadiri, kegiatan interaktif bersama mahasiswa lain, tugas-tugas mingguan, quiz, bahkan ujian akhir. Dan ini bisa menyita waktu saya sebanyak 4-8 jam per kelas per minggu. Untuk kelas-kelas tertentu peserta harus memiliki background yang kuat di beberapa bidang. Misalnya kelas astronomi yang saya ambil menuntut peserta untuk menguasai ilmu Aljabar. Peserta kuliah tentu saja harus fasih berbahasa Inggris. Walaupun tidak ada tes masuk untuk melihat kemampuan peserta baik dalam bahasa Inggris maupun mata pelajaran prasyarat yang harus dikuasai, dalam prosesnya, mereka yang tidak mampu mengikuti kuliah ini dengan sendirinya akan gugur dan tidak bisa mendapatkan kelulusan. Saya senang di tengah kesibukan saya mengajar murid-murid saya dan sederet kesibukan lain saya masih bisa kembali lagi mengenyam pendidikan tinggi bersama professor-professor kelas dunia. Saya membayangkan saya bisa memasak sambil mendengarkan kuliah dan sesekali berinteraksi dalam kelas. Saya bisa mengerjakan tugas saya ketika menunggu antrian di bank atau supermarket. Saya bisa membaca buku dan materi pelajaran lainnya sambil menunggu putri saya main sepakbola, dan masih banyak lagi waktu yang bisa saya manfaatkan. Tidak hanya karir saya yang bisa meningkat atau meluas dengan pendidikan tinggi yang saya ambil di berbagai universitas top dunia ini tetapi terutama sebagai manusia saya menjadi lebih baik, terdidik, berilmu, dan bermanfaat. Saya adalah seorang guru dan seorang ibu, apa jadinya generasi yang saya didik apabila saya berhenti belajar? Tidak ada halangan lagi bagi siapapun untuk bisa menikmati pendidikan tinggi. Halangannya hanya ada pada diri kita sendiri. Selamat belajar. Sebelumnya minta maaf karena ceritanya kopi paste dari situs aslinya... situs aslinya bisa dikunjungi di http://edukasi.kompasiana.com/2012/07/21/saya-kuliah-di-rumah/

0 komentar:

Poskan Komentar