Menjaga Gairah Usai Pelatihan

Oleh: Ahmad Shobirin SPd
Guru SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo

Mengikuti kegiatan pelatihan penulisan memang menyenangkan, selain mendapatkan pengetahuan mengenai tulis menulis, peserta juga mendapatkan gairah untuk selalu membuat karya tulis. Seperti pelatihan yang digagas Harian Kompas, Harian Surya, bekerjasama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) akhir bulan lalu (Minggu, 31/10).
Pelatihan bertema ‘Guru Menulis di Media Massa’ yang dihajat di Gedung Tirta Graha PDAM Kota Surabaya, sebanyak 480 guru dari Surabaya dan sekitarnya menunjukkan kegairahannya menjadi peserta. Apalagi Mendiknas M Nuh hadir sebagai pembicara kunci. Masalahnya adalah, bagaimana setelah pelatihan berlalu?

Sudah barang tentu, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru. Dari pelatihan ini guru memperoleh ilmu mengenai bagaimana menulis opini di media massa. Dan tampaknya, semua peserta pelatihan terlihat bergairah untuk menulis, lalu setelah kegiatan tersebut apakah gairah menulis tetap sama? Seperti biasanya, saat kita sedang mengikuti kegiatan pelatihan-penulisan, gairah untuk menulis itu selalu meluap-luap, namun ketika usai pelatihan, seringkali gairah menulis itu redup. Akhirnya kebanyakan pelatihan-pelatihan penulisan semacam itu hanya berhenti pada tataran pelatihan saja.

Untuk itu perlu adanya upaya untuk menjaga gairah menulis tersebut. Jika kita tidak menjaga gairah menulis itu, mana mungkin kita bisa menghasilkan tulisan. Seperti apa dikatakan Mendiknas M Nuh ketika membuka acara, bahwa menulis itu sulit dan kalau tidak dilatih dan dipraktikkan, menulis itu akan semakin sulit. Untuk itu perlu untuk menjaga gairah menulis tersebut untuk bisa mengatasi kesulitan menulis.

Ada beberapa cara untuk tetap menjaga gairah menulis pasca pelatihan yang disampaikan oleh beberapa pemateri dalam acara tersebut. Pertama, bisa ikut bergabung dan aktif dalam komunitas penulisan yang dibentuk pascapelatihan. Biasanya kegiatan komunitas ini memang dimaksudkan sebagai follow up dari kegiatan yang telah dilakukan, dengan demikian bisa berdiskusi lebih lanjut.

0 komentar:

Poskan Komentar