Inovasi Belajar Geografi dengan SUPERPEDIA dan Open Street Map

Oleh : Reza Ervani *)

Saat tulisan ini dibuat, proses pengunduhan data dari Open Street Map untuk ujicoba pengembangan di Rumah Ilmu Indonesia sedang berlangsung. Besar data terbaru adalah sekitar 13 GB.

Inilah salah satu lagi kelebihan Open Source. Anda dapat melakukan inovasi sendiri dengan bermacam sumber yang sudah tersedia.

Ide kali ini sederhana saja, yaitu membangun sebuah web geografi yang terintegrasi dengan SUPERPEDIA. Yang terbayang misalnya jika anda mengklik sebuah point di peta (yang tampilannya seperti GoogleMap) maka anda akan dapat langsung melihat kondisi geografis daerah tersebut, termasuk kepadatan penduduk, budaya, lokasi-lokasi menarik dan semacamnya.

Banyak yang tentu tidak menduga, bahwa untuk membangun sebuah web peta mandiri tidak diperlukan perangkat lunak yang mahal. Yang akan penulis gunakan untuk ujicoba adalah 3 buah perangkat lunak utama yang keseluruhannya Open Source dan bisa didapatkan secara bebas.

Sistem Operasi yang digunakan adalah Ubuntu Server 10.04.1, Database yang digunakan adalah PostgreSQL, sementara renderer peta menggunakan Mapnik. Sekali lagi, semua perangkat lunak itu bersifat Open Source, dengan sedikit usaha, bahkan anda bisa mendapatkannya secara gratis dan tetap halal.

Yang mungkin dibutuhkan dengan spesifikasi cukup tinggi adalah sisi perangkat kerasnya. Minimum hardware requirement adalah server dengan memori 4 GB dan HDD 1 TB, tapi jika anda hendak mencoba dengan data yang lebih sedikit tentu saja tidak harus sebesar itu. Dalam kesempatan ini penulis akan menguji kekuatan RAINER SERVER Dual Processor Xeon Nehalem dengan memori 8 GB dan HDD 500 GB.

Tantangan berikutnya adalah pada integrasi antara web peta dengan SUPERPEDIA yang berbasis MediaWiki. Ini pun bukan tidak ada contohnya. MediaWiki punya sebuah tool yang disebut geohack, dan hebatnya ini bersifat Open Source, sehingga bisa dimodifikasi sedemikian rupa. Wiki juga mengembangkan WikiMiniAtlas, selain penggunaan GoogleMap dan OpenStreetMap. Jadi kita bisa belajar banyak dari MediaWiki.

Dan tentu saja yang terberat adalah proses pengayaan data di SUPERPEDIA. Para siswa yang tertarik dengan geografi dapat mulai dilibatkan disini. Sambil jalan-jalan ke suatu tempat, mereka dapat mulai mengamati, membuka web pemetaan lalu melakukan pencatatan digital yang secara otomatis masuk ke SUPERPEDIA yang bisa diakses online di http://superpedia.rumahilmu.org

Wah, tampaknya ini akan jadi permainan yang asyik di hari-hari ini ...

Mau ikut bermain ?

Salam,

*) Penulis adalah peneliti di Rumah Ilmu Indonesiadan dapat dihubungi di email reza@rumahilmuindonesia.net (reza[at]rumahilmuindonesia[dot]net)

0 komentar:

Poskan Komentar