Mahasiswa diajak memecahkan konflik

Solo (Espos)–Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi menggelar lomba debat antar universitas yang berada di region III, Jawa Tengah-DIY, Senin-Rabu (24-26/5).

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa diajak untuk mengkritisi persoalan dan isu terkini terkait permasalahan di dalam tubuh konstitusi negara dan peraturan Undang-Undang (UU) yang dampak luas terhadap masyarakat. Beberapa tema debat yang diangkat di antaranya penggunaan kartu tanda pengenal (KTP) pada pemilihan umum daerah (Pilkada), menelisik UU Agama hingga Badan Hukum Pendidikan (BHP).

Menurut Ketua Panitia, Bambang Santosa, sedikitnya ada 12 perguruan tinggi di wilayah Jateng dan DIY yang meramaikan lomba debat tersebut, di antaranya Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Dia mengatakan, tidak semua perguruan tinggi dapat mengikuti acara tersebut karena perwakilan masing-masing perguruan tinggi itu secara langsung ditunjuk oleh MK, selaku penyelenggara.


Sumber
Solopos.com

Mau dapat uang Gratis, dapat kan di http://roabaca.com/forum/index.php/topic,87.0.html

0 komentar:

Poskan Komentar