Tak kunjung cair, GTT tagih tunjangan fungsional

Solo (Espos)–Guru tidak tetap (GTT) yang tergabung dalam Persatuan Guru Karyawan Swasta Indonesia (PGKSI) Kota Solo meminta tunjangan fungsional Rp 200.000/bulan yang selama triwulan pertama belum turun. Keterlambatan pencairan dana tersebut kurang lebih dua bulan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PGKSI Kota Solo, Asmuni. Dia mengatakan, dana tunjangan fungsional tersebut seharusnya telah cair pada bulan Maret lalu, mengingat pencairan dana dilakukan per triwulan. Dia mengatakan, keterlambatan pencairan dana dinilai mengganggu dan meresahkan sejumlah GTT karena dana tersebut digunakan untuk memehuni kebutuhan hidup mereka. Sejak bulan lalu, sambung dia, tidak sedikit di antaranya mempertanyakan kapan pencairan dana tersebut.

“Saya sampai kewalahan menjawab pertanyaan teman-teman (GTT) karena hingga kini dana tersebut belum turun,” jelas dia, Jumat (21/5).

Dia mengatakan, tahun ini ada 3.250 GTT yang menerima dana fungsional dari pusat, sebelumnya pihaknya telah mengimbau kepada GTT yang telah mendapatkan sertifikasi tidak perlu mengajukan dana fungsional. Menurutnya, mereka yang telah mendapatkan dana sertifikasi tidak berhak mendapatkan dana fungsional, intensif kota maupun provinsi.


Sumber
Solopos.com

Mau dapat uang Gratis, dapat kan di http://roabaca.com/forum/index.php/topic,87.0.html

0 komentar:

Poskan Komentar