Sejumlah siswa bingung cari lokasi UN ulangan

Solo (Espos)–Pelaksanaan hari pertama ujian ulangan tingkat SMP diwarnai sejumlah siswa yang terlambat karena masih kebingungan menemukan lokasi sekolah. Meskipun jumlahnya tidak signifikan dan masih dalam batas toleransi, namun hal tersebut membuat siswa menjadi terburu-buru dan tidak berkonsentrasi.

Menurut anggota Tim Pengawas Independen (TPI) Kota Solo, Taufiqurrahman, keterlambatan siswa pada hari pertama pelaksanaan ujian dimaklumi karena sebagian siswa berangkat sendiri. Dia mengatakan, upaya yang dilakukan sekolah asal dengan mengantarkan siswa yang mengikuti ujian ulang dinilai membantu siswa, karena bagi siswa yang mengulang ujian lebih dari satu mata pelajaran maka siswa itu akan mengikuti ujian di lokasi yang berbeda.

“Hanya satu dua yang datang terlambat, karena masih kebingunan mencari lokasi sekolah,” jelasnya ketika dijumpai Espos di Kantor Dewan Pendidikan Kota Solo, Senin (17/5).

Berdasarkan pantauannya, pelaksanaan ujian masih dalam keadaan kondusif meskipun siswa mengaku lebih merasa tegang pada ujian ulangan tersebut. Dia mengatakan, siswa yang mengikuti ujian Bahasa Indonesia sejumlah 309 sementara yang tidak hadir 12 orang.

Ada enam sekolah yang ditunjuk menjadi tempat pelaksana, namun pada hari pertama ujian nasional (UN) ulangan hanya tiga sekolah yang difungsikan yakni SMPN 25, SMPN 10 dan SMPN 8. Lebih lanjut, menurut Sekretaris TPI, Suwarto mengatakan, bagi siswa yang tidak hadir pada pelaksanaan ujian ulangan maka secara langsung mereka tidak lulus ujian.


Sumber
Solopos.com

Mau dapat uang Gratis, dapat kan di http://roabaca.com/forum/index.php/topic,87.0.html

0 komentar:

Poskan Komentar