Tidak Efektif dan Efisiennya Pendidikan, Birokrasi dan Korporasi Indonesia

Saat ini di dalam pendidikan Indonesia, saya mencermati kondisinya cukup semrawut. Dalam setiap kelas dan pengajaran di Indonesia saat ini kondisi jumlah muridnya terlampau terlalu banyak dibanding untuk kapasitas seorang guru dalam mengajari anak-anak didiknya tersebut.

Idealnya seorang guru di dalam satu kelas cukup mengajari sebanyak 25-30 orang siswa/i saja menurut saya. Sedangkan kapasitas kelas yang ada sekarang ini jumlahnya bisa melampaui 50 bahkan sampai 60 orang siswa. Yang hal ini dapat mengakibatkan ketidakefisiensian, ketidakefektifan, dan kurang berkualitasnya pendidikan yang diberikan kepada para anak didik tersebut.

Padahal di dalam suatu proses belajar mengajar seorang guru berkewajiban tidak hanya kepada sekolah, tetapi juga kepada para orang tua anak didik tersebut dalam mengajarkan, mengevaluasi, memberikan pujian, memberikan koreksi, dan memotivasi setiap anak didik yang ada guna terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas demi kelansungan proses belajar mengajar yang ada.

Sebenarnya di dalam proses berpikir demi kemajuan bangsa kelas-kelas kecil adalah jauh lebih efektif di dalam penciptaan kualitas masyarakat yang berwawasan dan berkemajuan.

Sama halnya juga dengan di berbagai bidang yang ada termasuk di bidang birokrasi baik itu di pemerintahan daerah, pemerintahan pusat, kepolisian, sektor kesehatan, juga di bidang korporasi

Dimana satu divisi atau biro atau bidang tertentu ternyata jumlahnya lebih daripada memadai untuk dapat dipantau kinerjanya, dievaluasi, diberikan pujian, diberikan koreksi, dan dimotivasi guna terciptanya penciptaan pelayanan publik yang lebih berkualitas, lebih efisien, lebih efektif dalam menciptakan masyarakat yang makmur, adil dan sejahtera.

Small class is more effective than large class. Even one to one "learning" is more effective than public conversation for the quality of knowledge and behaviour.
Tidak Efektif dan Efisiennya Pendidikan, Birokrasi dan Korporasi Indonesia
____________ _________ _________ __

Saat ini di dalam pendidikan Indonesia, saya mencermati kondisinya cukup semrawut. Dalam setiap kelas dan pengajaran di Indonesia saat ini kondisi jumlah muridnya terlampau terlalu banyak dibanding untuk kapasitas seorang guru dalam mengajari anak-anak didiknya tersebut.

Idealnya seorang guru di dalam satu kelas cukup mengajari sebanyak 25-30 orang siswa/i saja menurut saya. Sedangkan kapasitas kelas yang ada sekarang ini jumlahnya bisa melampaui 50 bahkan sampai 60 orang siswa. Yang hal ini dapat mengakibatkan ketidakefisiensian, ketidakefektifan, dan kurang berkualitasnya pendidikan yang diberikan kepada para anak didik tersebut.

Padahal di dalam suatu proses belajar mengajar seorang guru berkewajiban tidak hanya kepada sekolah, tetapi juga kepada para orang tua anak didik tersebut dalam mengajarkan, mengevaluasi, memberikan pujian, memberikan koreksi, dan memotivasi setiap anak didik yang ada guna terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas demi kelansungan proses belajar mengajar yang ada.

Sebenarnya di dalam proses berpikir demi kemajuan bangsa kelas-kelas kecil adalah jauh lebih efektif di dalam penciptaan kualitas masyarakat yang berwawasan dan berkemajuan.



Sumber
Forum Pendidikan

0 komentar:

Poskan Komentar