Hanya Dua Hari Periksa Tender, Polwiltabes Turunkan Tim

SURABAYA - SURYA-Wali Kota Bambang DH hanya memberi jatah dua hari bagi Inspektorat Kota Surabaya untuk menyelesaikan klarifikasi tender PSB online. Waktu yang mepet ini disinyalir untuk mempersempit gerakan lembaga ini saat memeriksa semua yang terkait dengan tender PSB online. “Inspektorat bidangnya memang itu. Jadi tidak perlu waktu lama apalagi untuk masalah-masalah yang jadi perhatian publik,” kata
Bambang, Senin (29/6). Bagi Bambang, sorotan dewan karena PSB online tidak ditenderkan membuat kuping gatal. Karena itu dia minta lembaga yang diketuai Hadisiswanto Anwar ini bekerja sangat cepat. “Saya sudah meminta inspektorat turun memeriksa kebenaran yang mengemuka lewat media. Apakah yang disampaikan media itu sesuai aturan atau tidak,” kata Bambang.

Diakui Bambang, alasan khusus yang dipakai Dinas Pendidikan (Dindik)Surabaya untuk menunjuk langsung rekanan dalam proyek PSB online ini memang diatur dalam kepres tentang pedoman pelaksana pengadaan barang dan jasa pemerintah. Apakah proyek PSB online masuk kategori khusus, itu yang perlu diteliti inspektorat. Hadisiswanto mengaku sudah menandatangani surat permintaan klarifikasi kepada Kadindik Sahudi. Hadi juga sudah menghubungi Sahudi lewat telepon. “Pak Sahudi sudah memberikan keterangannya namun klarifikasi tertulis tetap harus dilakukan,” kata Hadi, Senin (29/6).

Hadi belum bisa memastikan kapan pemeriksaan PSB online ini selesai padahal dia hanya punya waktu dua hari. Tidak dilelangnya proyek PSB online ini diakui Kadindik Sahudi usai dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Surabaya Jumat (26/6). Sahudi beralasan PSB online termasuk situasi khusus dan langkahnya itu sudah sesuai dengan Kepres 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Polwiltabes Surabaya langsung merespons kasus ini. Kemarin sudah diterjunkan tim untuk menyelidiki kemungkinan penyimpangan terkait rusaknya sistem PSB online yang dilaksanakan Dindik Surabaya. Diungkapkan Kapolwiltabes Surabaya, Kombes Pol Ronni F Sompie, Senin (29/6), mengakui setelah kasus ini mencuat, sejumlah anggotanya sudah
diterjunkan untuk pengumpulan data dan penyelidikan. “Kami sudah lakukan pengumpulan informasi dan pendalaman,” ujarnya di sela pemusnahan barang bukti narkoba dan miras di Polwiltabes kemarin.

Menurutnya kasus ini bisa jadi tidak hanya ditangani Polwiltabes, tetapi Polda Jatim atau kejaksaan bisa turun tangan. uus/iit

http://www.surya. co.id/2009/ 06/30/hanya- dua-hari- periksa-tender- polwiltabes- turunkan- tim.html


0 komentar:

Poskan Komentar