Onno: Arahkan Dana Jardiknas untuk Konten Pendidikan

Jakarta - Dengan banyaknya layanan
internet yang saat ini sudah relatif murah, Diknas dianggap tidak masuk
akal jika membuat jaringan sendiri atau mengalokasikan dana yang terlalu besar untuk membeli bandwidth.

Hal inilah yang juga menjadi
bahan diskusi di kalangan anggota Komisi X DPR RI. Menurut praktisi TI,
Onno W. Purbo, walaupun ada pro-kontra yang lumayan tajam, tampaknya
anggota dewan di Komisi X cukup taktis dalam melihat kebijakan tentang
jaringan pendidikan khususnya Jardiknas.

"Kira-kira akan lebih
masuk akal jika dana Jardiknas diarahkan untuk membangun konten-konten
pendidikan, beasiswa SDM dan guru supaya kualitas pendidikan menjadi
naik. Kira-kira itu garis besar pertemuan dengan DPR RI hari ini," ujar
Onno, yang juga turut serta dalam acara rapat dengar pendapat tersebut.

Onno juga menyarankan agar Komisi X menjalin komunikasi dengan rekan-rekan
mereka di Komisi I yang membawahi industri telekomunikasi. Hal ini untuk meminta keringanan biaya internet bagi sektor pendidikan dari para
operator telekomunikasi.

"Juga di-redirect dana USO (Universal
Service Obligation-red. ) agar bisa digunakan untuk sekolah/pendidikan
terutama di daerah tertinggal dan terpencil," kata Onno.

"Kalau
dari mata saya intinya dua hal yang akan sangat strategis, yaitu SDM dan konten pendidikan," tutup sang pendekar TI kepada detikINET, Rabu
(21/4/2010).

Catatan:

Sumber berita Detik.com, dimuat ulang di website Klub Guru Indonesia:
http://klubguru. com/2-view. php?subaction= showfull& id=1271864188& archive=& start_from= &ucat=1&

0 komentar:

Poskan Komentar