PSB Online Tanpa Tender, Inspektorat Turun Tangan

SURABAYA - SURYA-Tidak adanya lelang dalam proyek PSB online langsung direaksi Inspektorat Kota Surabaya. Institusi yang sebelumnya bernama Badan Pengawas Kota ini akan turun meneliti. “Kami akan klarifikasi dulu. Kalau memang nanti hasilnya ada indikasi yang tidak benar ya tentu akan dibentuk tim khusus,” kata Hadisiswanto Anwar, Inspektur Kota Surabaya, Minggu (28/6).

Siap memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Surabaya, Sahudi? Hadi mengaku tidak segan memanggilnya. “Siapa pun itu kalau ada kaitannya tentu akan kami mintai keterangan,” ujarnya. Hari ini, Senin (29/6), Hadi mulai mengklarifikasi.
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Akhmad Suyanto, mendukung langkah inspektorat meneliti masalah ini. Dia melihat dalam kasus ini telah ada discontinuitas (kemandekan) pelayanan publik. ”Ini harus dicari penyebabnya. Kalau memang ada apa-apanya tentu harus didudukkan pada aturan yang ada,” kata Suyanto. Komisi A, lanjutnya, akan mengkaji masalah ini termasuk aturan-aturan lelang yang ada. Sumber yang diterima Surya, anggaran untuk PSB online ini sekitar Rp 130 juta yang
berarti harus dilakukan lelang.

Sebelumnya Sahudi mengatakan tidak adanya lelang dalam proyek PSB online ini karena situasi khusus. Namun Sahudi tidak menjelaskan situasi khusus yang dimaksud. Dia hanya beralasan langkahnya itu sudah sesuai dengan Kepres 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. “Aku gak hafal, deloken
(lihatlah) Kepres 80 sajalah,” kata Sahudi. Dipilihnya ITS sebagai pelaksana proyek ini menurut Sahudi karena sudah ada kesepakatan antara Wali Kota Surabaya dengan ITS.
Ditanya berapa anggaran untuk proyek ini, dengan enteng pejabat terlama di Dindik ini mengaku lupa. Jawaban lupa ini juga menjadi senjata Sahudi saat ditanya komisi D dalam dengar pendapat, Jumat (26/6). “Saya tidak bawa datanya,” alasannya.

Dekan Fakultas Teknologi Informatika ITS, Riyanarto Sarno, dan Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ITS Imam Prayogo, beberapa waktu lalu menyatakan posisi ITS dalam PSB online yang digelar Dindik Surabaya hanyalah sebagai penyedia tenaga ahli untuk menyediakan dan melaksanakan aplikasi. “Benar ada kontrak kerja sama tapi kami tidak mendapat tugas menyediakan prasarana atau
mengumpulkan data,” ujar Imam. uus/rey

http://www.surya. co.id/2009/ 06/29/psb- online-tanpa- tender-inspektor at-turun- tangan.html


0 komentar:

Poskan Komentar