Sekolah Diminta Seriusi Ujian Semester

Ujian semester yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu maksimal sepuluh
hari tersebut semua soal yang disusun oleh pihak sekolah akan mendekati soal
UN, agar nantinya dalam pelaksanaan ujian nasional khususnya untuk siswa
kelas III para siswa tersebut tidak mengalami kesulitan.

Ujian semester ini memang soalnya dibuat oleh sekolah masing-masing, harapan
kita meski hanya untuk mengisi rapor siswa, namun ujian semester ini soalnya
bisa dibuat dengan pola dan metode pelaksanaan UN khususnya untuk siswa
kelas III baik SMP ataupun SMAnya,'' sampai Sigit Tulus Wikono SPd selaku
Kepala Dinas Diknaspora Kepahiang.

Mengenai lamanya waktu pelaksanaan ujian semester, menurut Sigit
masing-masing sekolah bisa saja berbeda-beda. Namun Dinas Dikpora dalam hal
ini membatasi maksimal waktu yang digunakan sepuluh hari. Pasalnya kalau
terlalu lama akan mengurangi waktu belajar di semester berikutnya.

Waktunya itu maksimal sepuluh hari, namun teknisnya diserahkan ke sekolah
masing-masing. Bisa saja yang siswanya sedikit akan selesai lebih dulu, ucap
mantan guru SMAN 1 Kepahiang ini.

Kalau dilihat dari hasil ujian nasional tahun lalu, pernyataan Kadis Dikpora
Kepahiang tersebut tidaklah berlebihan, apalagi diketahui satu tahun
terakhir Kepahiang tidak lagi menjadi salah satu kabupaten dengan kelulusan
siswa tertinggi untuk tingkat SMA, sehingga dibutuhkan keseriusan dalam
menyikapi dan mempersiapkan ujian nasional tahun 2011 mendatang.

Seperti diketahui berdasarkan hasil ujian nasional beberapa bulan lalu,
siswa tidak lulus UN tingkat SMA di Kepahiang sebanyak 149 orang, tersebar
di SMAN 1 Ujan Mas sebanyak 20 siswa dari 117 orang peserta ujian. Disusul
oleh SMA Muhammadiyah Kepahiang dengan jumlah tidak lulus 14 orang dari 23
peserta ujian.

Sedangkan untuk SMA 1 Kepahiang tahun ini dari 219 peserta yang dinyatakan
tidak lulus sebanyak 1 orang. Sedangkan yang siswanya lulus 100% adalah SMA
1 Kabawetan dan MAN 1 Kepahiang. (948)

0 komentar:

Poskan Komentar