Pemkab dan Pemko Dimbau Berikan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri

Gubsu Syamsul Arifin mengimbau bupati dan walikota
se-Sumut memberikan beasiswa kuliah di sejumlah perguruan tinggi terkemuka
di luar negeri dari APBD masing-masing kepada minimal tiga orang siswa
berprestasi untuk tiap kabupaten dan kota.

Jika ini dapat dilakukan, setidaknya ada 99 orang generasi muda berprestasi
yang dapat disemai menjadi kader-kader bangsa yang memiliki sumberdaya
manusia (SDM) handal masa depan, yang diatur sedemikian rupa dengan baik
secara berkesinambungan, ujar Gubsu pada acara sambung rasa di SMAN 2 Plus
Sipirok, Tapsel, Rabu (10/2).

Sebagaimana yang diterapkan oleh beberapa negara seperti Malaysia, India,
Taiwan, dan RRC, lanjut Gubsu, melalui beasiswa ke perguruan tinggi
terkemuka dunia ini maka masing-masing kabupaten dan kota akan memperoleh
SDM unggulan karena para penerima beasiswa sebelumnya diikat dengan
perjanjian harus mengabdikan diri di daerahnya setelah tamat kuliah dari
luar negeri.

Oleh sebab itu, selain terus melanjutkan program yang telah ada seperti
pemberian beasiswa ke sepuluh perguruan tinggi ternama se-Indonesia termasuk
ke USU selama ini, Pemkab dan Pemko hendaklah menyediakan beasiswa kuliah ke
luar negeri minimal untuk tiga siswa berprestasi luar biasa dari
masing-masing kabupaten dan kota, ujarnya.

Hadir bersama Gubsu, Bupati dan Wakil Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan dan
Rapolo Siregar, Kadis Pendidikan Sumut Bahrumsjah, Kepala Bappeda Sumut
Riadil A Lubis, Kadis Kominfo Sumut Eddy Syofian, Kepala BKD Sumut Arsyad
Lubis, Kepala Biro Binsos Hasbullah Lubis, Kepala Biro Umum Rajali, dan
tokoh masyarakat asal Tapsel Panusunan Pasaribu.

Rombongan diterima Ketua Yayasan Marsipature Hutana Be (MHB) Yuriandi
Siregar, putra mantan Gubsu Alm Raja Inal Siregar dan Kepala SMAN 2 Plus
Sipirok Marwan Harahap.

Gubsu mengaku tertarik datang ke SMAN 2 Plus Sipirok yang diprakarsai mantan
Gubsu Alm Raja Inal Siregar yang dikenalnya memiliki visi sangat luas antara
lain komitmen dalam membangun Sumut harus dengan peningkatan SDM-nya.

Saya kagum kepada Bapak Alm H Raja Inal Siregar karena beliau tidak ingin
hanya hanya dia sendiri yang pintar melainkan generasi muda harus juga
pintar dan ini dibuktikannya dengan komitmen membangun kampung halamannya
sekaligus menggerakkan seluruh potensi untuk peduli kampung halaman
masing-masing sehingga putra-putri daerah bisa terus berkembang, ujarnya.

Dengan komitmen dan konsep yang dikenal sebagai Gerakan Pembangunan Desa
Terpadu Marsipature Hutana Be (GPDT-MHB) yang patut dibanggakan ini telah
banyak berhasil berbagai program diantaranya berdiri sejumlah sekolah
unggulan berkualitas di Sumut termasuk SMAN 2 Plus Sipirok. Ini sangat
membanggakan dan warisan ini perlu terus dilestarikan. Saya mendukung
sekolah-sekolah unggulan ini, ujar Gubsu.

Gubsu juga memberikan apresiasi terhadap SMAN 2 Plus Sipirok yang sejak
tahun 2003 ditetapkan oleh pemerintah sebagai sekolah rintisan bertaraf
internasional dari 100 sekolah di Indonesia sehingga kewajiban semua pihak
secara bersama terutama Pemkab dan Pemko di wilayah Tapanuli Bagian Selatan
agar menjadikan sekolah ini semakin berkualitas dan eksis.



Sumber
MEDAN (EKSPOSnews)

0 komentar:

Poskan Komentar