Soal Salah Cetak, 9.000-an Murid SD di Bekasi Batal Ujian

Sekitar 9.000 murid SD dari 27 sekolah di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, batal mengikuti ujian tengah semester II akibat lembar soal yang dibagikan salah cetak.

"Pada saat ujian UTS Rabu (17/3/2010) lalu, pada kop surat tertulis soal ujian semester II. Namun, saat saya cek atas pengaduan siswa, ternyata soal semester I," kata Kepala SD Ridhogalih II di Cibarusah, Selasa (23/3/2010).

Menurutnya, sebanyak 40 soal mata pelajar Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) pada saat itu seluruhnya telah diujikan pada semester I lalu. Kejadian itu segera dilaporkan kepada petugas Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) pendidikan setempat guna ditindaklanjuti.

"Setelah kami cek ke seluruh sekolah, ternyata situasi itu benar adanya. Sebanyak ribuan kertas soal yang terdiri dari mata pelajaran Agama, PKN, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Matematika kami tarik dan kegiatan UTS terpaksa diundur," ujar Kasubag TU Cibarusah Suyudianto.

Menurutnya, kesalahan soal murni diakibatkan oleh kesalahan cetak akibat kesalahan memasukan data soal oleh panitia pembuat soal. "Seluruh soal dibuat berdasarkan hasil rapat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Nampaknya, pihak yang bersangkutan salah mengambil file saat dibawa ke percetakan," katanya.

Dianto mengaku bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan jadwal ujian susulan. Alasannya, hingga kini perbaikan soal tengah dilakukan panitia. "Kemungkinan ujian susulan baru kami laksanakan saat soal sudah selesai cetak," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Rusdi membenarkan kabar itu. "UTS merupakan otonomi sekolah sehingga dinas pendidikan dalam kasus ini tidak bisa menjatuhkan sanksi. Yang terpenting, UTS susulan harus segera dilaksanakan dalam tempo secepatnya," kata Rusdi.

Menurutnya, biaya cetak soal pada UTS tersebut diambil melalui dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) masing-masing yang disumbang melalui APBN Rp 395.000 per siswa setiap tahun, Pemprov Jabar Rp 100.000 per siswa per tahun, dan sisanya dari APBD Kabupaten Bekasi.

"Total biaya pembuatan soal ujian semester II sebesar Rp 11 miliar untuk 107 SD di Kabupaten Bekasi," katanya.

http://edukasi. kompas.com/ read/2010/ 03/23/20151267/ Soal.Salah. Cetak..9. 000.an.Murid. SD.di.Bekasi. Batal.Ujian

0 komentar:

Poskan Komentar